Lagi, Netizen Kembali Kritik Drawing Ulang Liga 4 Seri Nasional 2024/2025 oleh PSSI, Hadeuuuh….

BOLASAJA.COM – Sempat menjadi kontroversi, PSSI akhirnya melakukan pengundian atau drawing Liga 4 seri nasional untuk musim 2024/2025 pada Senin (14/4) siang WIB.

Tetapi, dalam prosesi drawing ulang tersebut, netizen menyoroti adanya kejanggalan lagi. Banyak sekali orang mengomentari drawing ulang tersebut.

Seperti diketahui, PSSI terpaksa melakukan drawing ulang setelah sebelumnya dilakukan secara kontroversial dan memicu perdebatan pada pengundian beberapa hari lalu.

Kabarnya, drawing yang dilakukan sebelumnya digelar, tidak secara langsung alias hanya rekaman yang diputar ulang. Ada juga alasan drawing yang tidak masuk akal.

Terdapat juga kejanggalan pada proses drawing. Khususnya ketika proses membuka bola berisikan nama tim.

Dessy Arfianto yang bertugas melakukan drawing membuka bola undian di bawah meja dan terhalang dari pandangan kamera.

Dengan desakan netizen begitu deras, Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, memerintahkan agar drawing Liga 4 diulang dan dilakukan secara transparan.

“Kami menyesalkan pelaksanaan drawing Liga 4 yang berlangsung secara tidak profesional dan tidak transparan. Jangan pernah main-main dengan kompetisi Liga,” kata Erick Thohir.

“Demi menjunjung fair play dan integritas kompetisi, kami mendesak agar dilakukan drawing ulang dengan prosedur yang jelas, adil, dan melibatkan semua pihak terkait,” tambahnya.

Alhasil, pada proses undian ulang tidak lagi dilakukan oleh Ketua Asprov PSSI DIY, Dessy Arfianto. Dalam siaran yang ditayangkan di YouTube PSSI, sosok yang melakukan pengundian adalah Muhammad, Exco PSSI yang berfokus pada pengembangan sepak bola dan penambahan strata liga.

Untuk menghindari dugaan kecurangan seperti yang dilakukan Dessy Arfianto, Muhammad kini benar-benar membuka kertas undian dari bola di atas meja untuk demi memperlihatkan transparansi.

Proses drawing sempat berjalan lancar, namun dalam satu momen terdapat video terpotong pada saat siaran berlangsung. Momen terpotong saat pengundian posisi 4 grup E hingga P.

Kemudian, tak lama setelah tayangan drawing selesai, video tersebut kemudian hilang dari kanal Youtube PSSI TV. Selang beberapa jam kemudian, video drawing kembali diunggah di kanal Youtube PSSI TV.

Sontak, muncul anggapan bahwa drawing ulang yang digagas PSSI untuk Liga 4 2024/25 adalah tayangan ulang atau taping. Hal tersebut lantas membuat netizen langsung ramai-ramai menyoroti kejanggalan undian ulang itu.

“Sudah drawing ulang, PSSI malah ngawur lagi ini.. NTT ketuker di 2 grup, grup B & grup P. Di awal undian harusnya P3 NTT pos2 dan B4 NTT pos3. Di Akhir pengumuman table malah ketuker 2 tim NTT ini, gimana sih @PSSI @erickthohir,” tulis akun @MadaHaqiqie di media sosial X.

“Jangankan itu, pengambilan gambar dari 2 angle kameranya jg keliatan mencurigakan. yang harusnya saat ambil bolanya itu kamera still di kamera master, pas nunjukkin baru pakai kamera beauty,” tulis akun @ababelabeli.

“Sesimpel ngundi aja ga beres,” ujar @Horimakianca. Kemudian akun @itszckyhmwn_ menulis: “Kyk tergesa gesa mas pas drawingnya, kelitan dari cara muter bolanya.”

Liga 4 musim 2024/25 sudah memasuki babak nasional. Sebanyak 64 tim seluruh Indonesia akan bertanding. Mereka terdiri dari 16 grup dengan empat tim yang akan bertanding.

Nantinya hanya ada delapan tim yang promosi ke Liga 3 musim depan. Babak 64 besar akan digelar pada 21-25 April 2025. Adapun pertandingan final akan digelar pada 27 Mei 2025.

BERIKUT INI HASIL DRAWING ULANG LIGA 4 2024/25 PUTARAN NASIONAL:

Grup A

Persip Pekalongan (Host)

Jambi 1

DI Yogyakarta 1

Banten 2

Grup B

Persibat Batang (Host)

Sulawesi Tengah 1

Lampung 1

Nusa Tenggara Timur 2

Grup C

Sulawesi Barat 1 (Host Asprov DIY)

Bangka Belitung 1

Bengkulu 1

Jawa Barat 3

Grup D

Banten 1 (Host Asprov DIY)

Papua Barat 1

Kalimantan Barat 1

Sulawesi Selatan 2

Grup E

Persebi Boyolali (Host)

Riau 1

Nusa Tenggara Barat 1

DK Jakarta 3

Grup F

Persika Karanganyar (Host)

Sulawesi Utara 1

Papua Tengah 1

Sumatra Utara 1

Grup G

Aceh 1 (Host Asprov Jateng)

Sumatra Selatan 1

Nusa Tenggara Timur 1

Jawa Timur 3

Grup H

Papua Barat Daya 1 (Host Asprov Jateng)

Sumatra Utara 1

Sumatra Barat 1

Jawa Timur 4

Grup I

Persinga Ngawi (Host)

Kalimantan Tengah 1

Sulawesi Selatan 1

Sumatra Barat 2

Grup J

Inter Kediri (Host)

DK Jakarta 1

Jawa Barat 4

Jawa Barat 6

Grup K

Persikota Kota Batu (Host)

Kalimantan Timur 1

DK Jakarta 2

Sumatra Selatan 2

Grup L

Papua Selatan 1 (Host Asprov Jatim)

Kalimantan Selatan 1

Jawa Timur 5

Aceh 2

Grup M

Mitra Surabaya (Host)

Gorontalo 1

Jawa Barat 5

Gorontalo 2

Grup N

Persewangi Banyuwangi (Host)

Jawa Barat 1

Riau 2

Nusa Tenggara Barat 2

Grup O

Perseden Denpasar (Host)

Sulawesi Tenggara 1

Aceh 3

Jawa Barat 2

Grup P

Kalimantan Utara (Host Asprov Bali)

Papua Pegunungan 1

Nusa Tenggara Timur 3

Kalimantan Selatan 2

Tinggalkan komentar